Pages

Senin, 22 Juni 2015

Batal Puasa ≠ Buka Puasa
Kita sering dengar pernyataan “yuk kita bukber kita batalin Puasa bersama”, atau “kalo sudah magrib kita harus bersegera membatalkan puasa”. Padahal hal ini tidak dibenarkan. Tidak dibenarkan bukan berarti dosa melainkan harus dihilangkan kebiasaan ini. Kenapa?..

Kita liat pengertian batal, Batal adalah syarat dan rukunnya tidak terpenuhi seluruhnya atau telah terpenuhi tetapi tidak dilakukan secara benar (Ust. Drs. Ahmad Seadie : 1996).
Batal Puasa berarti syarat dan rukunnya puasa tidak terpenuhi seluruhnya atau telah terpenuhi tetapi tidak dilakukan secara benar. Dengan kata lain puasa kita tidak sah donk.

sedangkan Iftor atau Buka puasa dalam Hadits Rasullah SAW
Yang artinya :
1.      Dari Sahal bin Sa’ad radhiallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah bersabda, “Masih ada kebaikan pada orang-orang selama mereka menyegerakan berbuka.”(Muttafaq alaih)

2.      Dalam riwayat Tirmizi, dari hadits Abu Hurairah, dari Nabi, beliau bersabda, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Hamba yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling cepat berbuka.”

3.      Dari Salman bin Amir Adh-Dhabby, dari Nabi, beliau bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian berbuka puasa, hendaklah dia berbuka dengan korma, jika tidak, hendaklah dia berbuka dengan air. Karena air itu mensucikan.” (Riwayat perawi yang lima, dinyatakan shahih oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban serta Al-Hakim)
Saya kutip dari blog “fuadassifa.wordpress.com”

Jadi buka puasa merupakan proses penyelesaian dari puasa kita. Karena puasa adalah menahan hawa nafsu dari makan, minum, hubungan suami istri dari terbitnya fajar shadiq (shubuh atau kita sering di mulai dari Imsak) sampai terbenamnya matahari (maghrib) dengan berbuka (iftor).

Kesimpulannya Batal Puasa tidak sama dengan Buka Puasa. Demikian mudah-mudahan bermanfaat.
Mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan. Kritik dan saran dipersilahkan.