Batal Puasa ≠ Buka
Puasa
Kita sering
dengar pernyataan “yuk kita bukber kita batalin Puasa bersama”, atau “kalo
sudah magrib kita harus bersegera membatalkan puasa”. Padahal hal ini tidak
dibenarkan. Tidak dibenarkan bukan berarti dosa melainkan harus dihilangkan
kebiasaan ini. Kenapa?..
Kita liat
pengertian batal, Batal adalah syarat dan rukunnya tidak terpenuhi seluruhnya
atau telah terpenuhi tetapi tidak dilakukan secara benar (Ust. Drs. Ahmad
Seadie : 1996).
Batal Puasa
berarti syarat dan rukunnya puasa tidak terpenuhi seluruhnya atau telah
terpenuhi tetapi tidak dilakukan secara benar. Dengan kata lain puasa kita
tidak sah donk.
sedangkan Iftor atau Buka puasa dalam Hadits Rasullah SAW
Yang artinya
:
1. Dari Sahal bin Sa’ad radhiallahu
anhu, sesungguhnya Rasulullah bersabda, “Masih ada kebaikan pada orang-orang
selama mereka menyegerakan berbuka.”(Muttafaq alaih)
2. Dalam riwayat Tirmizi, dari hadits
Abu Hurairah, dari Nabi, beliau bersabda, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Hamba yang
paling Aku cintai adalah mereka yang paling cepat berbuka.”
3. Dari Salman bin Amir Adh-Dhabby, dari
Nabi, beliau bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian berbuka
puasa, hendaklah dia berbuka dengan korma, jika tidak, hendaklah dia berbuka
dengan air. Karena air itu mensucikan.” (Riwayat perawi yang lima, dinyatakan
shahih oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban serta Al-Hakim)
Saya kutip
dari blog “fuadassifa.wordpress.com”
Jadi buka
puasa merupakan proses penyelesaian dari puasa kita. Karena puasa adalah menahan
hawa nafsu dari makan, minum, hubungan suami istri dari terbitnya fajar shadiq
(shubuh atau kita sering di mulai dari Imsak) sampai terbenamnya matahari
(maghrib) dengan berbuka (iftor).
Kesimpulannya
Batal Puasa tidak sama dengan Buka Puasa. Demikian mudah-mudahan bermanfaat.
Mohon maaf
apabila ada kesalahan dan kekurangan. Kritik dan saran dipersilahkan.